Manajemen WireGuard Profesional

Kelola Server WireGuard VPN dari Satu Dashboard

Auto-provisioning server, monitoring real-time, kuota per peer, firewall/NAT, dan multi-node. Semua dari browser, tanpa buka terminal.

20+ Fitur
∞ Node
SSH Remote
0 Terminal

Fitur Unggulan

Semua yang Anda butuhkan untuk mengelola WireGuard secara profesional.

Multi-Node Management

Kelola banyak server WireGuard dari satu dashboard. Setiap node independen, mendukung SSH remote dengan key terenkripsi.

Auto Provisioning

Tambah server baru cukup dengan satu form. Panel otomatis SSH, buat user, keypair, sudoers, dan test koneksi.

Monitoring Real-time

Lihat peer yang sedang konek, handshake, RX/TX tiap 10 detik. Widget live connected menunjukkan siapa saja yang aktif.

Kuota & Masa Aktif

Set kuota data dan masa aktif per peer. Peer otomatis nonaktif saat habis, atau reset berkala.

Firewall & NAT

Aktifkan NAT, IP forwarding, dan rule firewall dari browser. Backend iptables/nftables terdeteksi otomatis.

QR Code & Config

Generate config client (.conf) dan QR code otomatis. Onboarding HP/laptop dalam hitungan detik.

Keamanan Berlapis

CSRF protection, JWT, RBAC, sudoers terbatas, key terenkripsi Fernet, audit log. Aman untuk produksi.

Responsif & Modern

UI cerah, gradient modern, dark-mode friendly, mobile-first. Bisa diakses dari HP, tablet, laptop.

DataTable Canggih

Auto-search 3 karakter, sort ASC/DESC, pagination, inline editing. Semua tabel interaktif.

Audit Log

Setiap aksi tercatat: siapa, kapan, dari IP mana. Untuk forensik dan compliance.

REST API

API JSON untuk integrasi eksternal: bot Telegram, monitoring, atau sistem tiket.

Open & Gratis

Dibangun dengan Flask + MySQL, tanpa biaya lisensi. Bisa di-deploy di server sendiri.

Cara Pakai

Dari instalasi hingga client terhubung — 5 langkah sederhana.

1

Install & Login

Jalankan panel di server Windows/Linux, buat admin pertama, login dengan browser.

2

Tambah Node

Daftarkan server WireGuard remote. Pakai Auto Provision atau Tambah Manual, lalu klik Test.

3

Import Interface

Daftarkan interface wg0 dari config yang sudah ada. Peer existing otomatis tersinkron.

4

Tambah Peer

Buat akun client, set kuota/masa aktif. Panel generate keypair, PSK, IP, dan config.

5

Download & Pasang

Unduh .conf atau scan QR code di app WireGuard (Android/iOS/Windows/Mac/Linux).

Requirements

Yang perlu disiapkan sebelum instalasi.

Panel Server (Windows/Linux)

  • Python 3.10+
  • Flask 3.x + Flask-SQLAlchemy + Flask-Migrate
  • MySQL 8.0+ / MariaDB 10.5+
  • Waitress (Windows) atau Gunicorn (Linux)
  • ~100 MB disk + venv
  • Akses jaringan ke port 22 server WireGuard

Server WireGuard (Linux)

  • Ubuntu/Debian/RHEL/Fedora modern
  • wireguard-tools (wg, wg-quick)
  • iptables atau nftables
  • User wgpanel + sudoers terbatas
  • SSH server aktif (port 22 / custom)
  • Config WireGuard existing: /etc/wireguard/wg0.conf

Client

  • Windows 10/11 (WireGuard for Windows)
  • macOS 12+ (App Store)
  • Linux (apt/dnf install wireguard)
  • Android 8+ (Play Store)
  • iOS 15+ (App Store)

Pertanyaan Umum (FAQ)

Jawaban untuk pertanyaan yang sering ditanyakan.

Apakah WG Panel menggantikan WireGuard?

Tidak. WG Panel adalah control plane — mengelola server WireGuard yang sudah ada via SSH. WireGuard tetap berjalan sebagai data plane di server Linux terpisah, sepenuhnya independen dari panel.

Apakah perlu akses root ke server WireGuard?

Hanya sekali saat bootstrap, untuk membuat user wgpanel + sudoers terbatas. Setelah itu panel pakai user wgpanel dengan 16 perintah sudo spesifik (bukan root penuh). Anda bisa nonaktifkan SSH root setelahnya.

Berapa node yang bisa dikelola?

Tidak ada batas keras. Panel sudah diuji untuk puluhan node. Setiap node punya koneksi SSH-nya sendiri (pooling). Untuk ratusan node, pisahkan monitor ke worker terpisah.

Apakah client lama tetap jalan saat rename peer?

Ya. Rename hanya mengubah label di database panel, tidak menyentuh wg0.conf di server. Client yang sudah terpasang tetap berfungsi tanpa gangguan.

Apakah client bisa internet setelah tersambung?

Ya, asalkan NAT diaktifkan. Panel menyediakan tombol Aktifkan NAT di menu Firewall. Jika NAT sudah dikonfigurasi manual, tidak perlu disentuh.

Bagaimana keamanan password dan key?

Password login pakai hash Werkzeug. SSH private key node, preshared key peer, dan private key client dienkripsi dengan Fernet menggunakan FERNET_KEY di .env. CSRF protection aktif di semua form.

Bisa deploy di Windows?

Ya. Panel bisa jalan di Windows pakai Waitress. Server WireGuard tetap Linux. Arsitektur sengaja dipisah — panel di Windows, data plane di Linux.

Apakah ada API untuk otomasi?

Ya. Endpoint JSON tersedia: /api/health, /api/nodes, /api/peers/live/<id>. Bisa dipakai bot Telegram, monitoring, atau integrasi eksternal.

Apa yang terjadi kalau FERNET_KEY hilang?

Semua private key node dan PSK peer tidak bisa didekripsi. Anda perlu generate key baru di tiap node dan setup ulang. Backup .env di tempat aman — ini nyawa panel.

Lisensi dan biaya?

Gratis dan open. Semua library yang dipakai (Flask, SQLAlchemy, Paramiko, Bootstrap) berlisensi bebas. Tidak ada biaya langganan.